PERISTIWA - Polisi memburu dua penjual 60 mortir dan tiga proyektil peluru aktif ke pengusaha barang rongsokan Dafir (37) di Cipondoh Kota Tangerang, Rabu (7/11). Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Deddy Supriyadi menjelaskan, dua orang tak dikenal itu salah satu berpenampilan pekerja proyek.
Keduanya datang ke lapak Dafir yang beralamat di Jalan KH Ahmad Dahlan RT 05 RW 10, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Dari pengakuan pekerja di gudang barang rongsokan itu, dua orang tak dikenal itu datang membawa empat karung berisi besi bekas dengan berat timbangan mencapai 220 kilogram.
"Keterangan saksi, Dua orang itu datang ke lapak dengan mobil bak terbuka jenis Kijang kapsul warna hitam. Pelat nomornya tidak ada yang mengingat," katanya, Kamis (8/11).
Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Dedi, dua orang penjual barang mortir itu berusia antara 35 dan 37 tahun.
"Keterangan saksi, orang yang bertindak sebagai kenek, berusia kira-kira 37 tahun, menggunakan pakaian hitam dan berpenampilan seperti pegawai proyek. Sementara yang mengendarai mobil pria berusia kira kira 35 tahun, dengan pakaian lengan panjang gelap," katanya.
Dari data itu, pihaknya mengakui bahwa keberadaan pelaku dan mobil tidak teridentifikasi.
"Tidak terdeteksi, kami masih lakukan pemeriksaan lainnya," kata dia.
Sementara hasil penemuan itu, 63 barang mortir dan proyektil aktif itu dibawa tim Gegana Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari pemeriksaan Gegana, itu aktif dan kondisinya berkarat. Semua langsung diamankan oleh Gegana," ucap dia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.